Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Sejarah Stasiun Bekasi, Jalur Ekonomi Pulau Jawa hingga Saksi Pembantaian Tentara Jepang

Asthesia Dhea Cantika , Jurnalis-Senin, 20 Februari 2023 |21:01 WIB
Sejarah Stasiun Bekasi, Jalur Ekonomi Pulau Jawa hingga Saksi Pembantaian Tentara Jepang
Stasiun Bekasi, pernah menjadi saksi pembantaian tentara Jepang (Foto: Heritage KAI)
A
A
A

13 tahun beroperasi, pada 1900 tercatat telah ada delapan kereta yang berhenti di Stasiun Bekasi, di mana empat kali dari Jakarta-Karawang dan sebaliknya. Perjalanan dari Stasiun Jakarta ke Stasiun Bekasi juga memerlukan waktu sekitar 2 jam 15 menit.

Mengutip Wikipedia, Stasiun Bekasi pernah menjadi saksi bisu peristiwa sejarah di tepi Kali Bekasi. Dari stasiun ini para tentara Jepang yang ditawan disiksa di sungai tersebut pada 19 Oktober 1945.

Perwira angkatan laut Jepang kala itu, Laksamana Muda Maeda sangat gusar atas penyiksaan itu, meski akhirnya bisa memaafkan. Guna mengenang peristiwa bersejarah itu maka dibangunlah Monumen Peringatan Kali Bekasi.

Infografis Aturan Berfoto di Stasiun KA

Seiring berjalannya waktu, pada 1954 Djawatan Kereta Api (cikal bakal PT KAI) menetapkan Surat Keputusan DDKA Nomor 20493/BB/54 tanggal 16 Maret 1954 tentang klasifikasi stasiun menjadi 6 kelas, yakni Stasiun Besar, Stasiun Kelas 1, Stasiun Kelas 2, Stasiun Kelas 3, Stasiun Kelas 4, dan Stasiun Kelas 5.

Ini dimaksud guna menentukan fasilitas dan kondisi kebutuhan pengangkutan. Berdasarkan SK tersebut pula Stasiun Bekasi masuk dalam kategori stasiun kelas 4. Dan kini, stasiun yang ada di Jalan Marga Mulya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi ini termasuk stasiun Besar B.

Itulah sejarah Stasiun Bekasi yang sudah ada sejak zaman Hindia Belanda. Semoga menambah wawasan Anda.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement