"Tapi bagi orang yang malas, enggak pernah jogging atau bersepeda atau berolahraga lainnya, enggak pernah naik tangga, bagaimana dia tahu kalau dia ada perubahan di tubuhnya yang sebenarnya itu adalah alarm?" lanjut dia.
Ia pun mengingatkan bahwa durasi olahraga yang dianjurkan adalah minimal 30 menit sehari dan dilakukan minimal tiga hari dalam seminggu. "Artinya, kalau lima hari dalam seminggu dan lebih dari 30 menit misalnya sejam sehari, itu lebih optimal. Jadi, jangan selalu ambil yang minimal kalau bisa," ujarnya.
Tanda-tanda tubuh harus istirahat tak bisa dianggap sepele guna menghindari hal-hal tidak diinginkan yang berisiko terhadap kesehatan. Apalagi baru-baru ini, viral di media sosial seorang kurir meninggal karena kelelahan saat mengantarkan paket.
Meski bukan menjadi penyebab seseorang meninggal dunia mendadak, Dony mengatakan kelelahan yang berlebihan dapat memicu henti jantung jika orang tersebut memiliki riwayat penyakit jantung. "Misalnya dia sudah punya penyakit jantung, terus dia terlalu lelah, itu bisa memicu terjadinya henti jantung," kata Dony.
(Martin Bagya Kertiyasa)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.