Era radio tahun 1920 an memperkenal samba sebagai tarian romantis dengan gerak lebih lambat. Tarian ini dikenal sebagai samba canção, yang menggunakan lirik emosional untuk menekankan melodi daripada ritme.
Samba canção mulai kehilangan ketenarannya pada tahun 1950 an. Gerakan samba berkembang lebih funky dengan alunan instrumen perkusi. Bentuk instrumen ini menjadi detak jantung tarian samba yang hadir pada setiap karnaval di Rio.
Musik populer Brasileira mengawali kebangkitan samba pada tahun 1970 an. Sejumlah seniman seperti Milton Nascimento, Djavan dan Ivan Lins memodernisasi gaya tari samba supaya lebih dinamis dengan harmonisasi musik kontemporer seperti jazz atau rock.
(Salman Mardira)