Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Selamatkan Wanita Sekarat Digigit Ular, Kurir Obat Rela Bertaruh Nyawa

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 07 Februari 2023 |19:00 WIB
Selamatkan Wanita Sekarat Digigit Ular, Kurir Obat Rela Bertaruh Nyawa
Ilustrasi (Foto: Freepik)
A
A
A

PETUGAS kurir bisa dibilang jadi salah satu profesi yang punya peranan besar dalam aktivitas kehidupan banyak orang sehari-hari.

Bukan hanya kurir makanan atau paket, termasuk salah satunya kurir pengantar obat. Contohnya kisah haru dan heroik dari seorang kurir bernama Yang Zhuofan dari China bagian Selatan satu ini.

Belum lama ini, Yang Zhuofan diketahui menerima orderan tidak biasa. Ia diminta untuk mengantar obat anti venom atau obat penawar racun gigitan ular dari seorang wanita di daerah Guangxi Zhuang.

Lokasi Yang Zhuofan berada dengan titik tujuan orderan, diketahui sebetulnya tidak cukup jauh hanya berjarak 5 kilometer. Perjalanan biasanya ditempuh dalam waktu lebih dari setengah jam, tapi ada catatan khusus dari sang konsumen yang meminta Zhuofan untuk cepat sampai karena ia kesakitan menunggu di rumah usai keracunan digigit ular.

Begitu melihat permintaan khusus sang konsumen dan menyadari obat yang diantar akan menentukan nasib hidup dan mati seseorang, Zhuofan tanpa ragu langsung mengendarai motornya secepat mungkin. Ia bahkan mengaku rela mati demi bisa mengantar obat ke pelanggannya yang sedang di ujung hidup dan mati.

"Untuk menyelamatkanmu, aku mempertaruhkan nyawaku. Selama aku bisa menyelamatkanmu, aku tidak akan menyesal," kata Zhuofan, dikutip dari South China Morning Post, Selasa (7/2/2023).

Sebagai kurir, Zhuofan berusaha keras untuk tak terlambat mengantarkan obat yang sangat ditunggu-tunggu tersebut. Sialnya, kala itu obat penawar racun yang semestinya bisa diambil di apotek di tengah kota namun persediannya sedang habis dan membuat Yang harus melaju ke toko obat di pinggir kota.

Setelah berhasil mendapatkan obat, Zhuofan di jalan langsung mengabari wanita sekarat itu dan memintanya untuk bertahan selama mungkin. Sempat tak ada respon dari sang pelanggan, yang sukses membuat pemuda berusia 19 tahun ini panik.

 Apakah kamu masih hidup? Apakah kamu masih hidup? Tetap bertahanlah," seru Zhuofan.

BACA JUGA:Rekonstruksi dengan Implan dan Flap, Harapan Baru untuk Pengidap Kanker Payudara? 

Tak ragu mengebut di jalanan, perjalanan yang biasanya harus ditempuh lebih dari 30 menit itu, akhirnya bisa dilewati Zhuofan hanya dalam kurun waktu 20 menit saja.

"Saat tahu dia (perempuan sekarat akibat gigitan ular) masih hidup, saya rasanya lega. Saat tahu konsumen memesan obat anti racun ular, saya berjanji untuk tidak akan membiarkannya meninggal dunia," jelas Zhuofan

Dari apa yang terjadi, pemuda tersebut bahwa pekerjaannya bukan sekadar mengantar pesanan konsumen tapi bahkan bisa berperan besar menyelamatkan nyawa seseorang.

"Sekarang saya menemukan arti pekerjaan kurir ini, bukan sekadar mengirim barang ke seseorang, tetapi bisa juga menyelamatkan nyawa manusia lain," curhat Yang terharu.

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement