Pada 1 Februari, pasien kemudian dirujuk ke RSCM untuk mendapatkan perawatan intensif sekaligus terapi fomepizole. Namun 3 jam setelah di RSCM, pada pukul 23.00 WIB, pasien dinyatakan meninggal dunia," tutur dr. Syahril masih dari keterangan resminya.
Lantas apakah konsumsi obat penurun demam, dengan merek Praxion yang sempat dikonsumsi pasien saat sakit tersebut bisa dikatakan jadi dalang sang anak menderita gagal ginjal akut?
Terkait hal ini, dr. Syahril menegaskan bahwa sampai saaat ini pihak Kemenkes masih melakukan tindakan antisipatif dalam menentukan penyebab kasus GGAPA baru yang dilaporkan, dengan bekerjasama bersama banyak pihak terkait lewat penelusuran epidemiologi.
"Kemenkes bekerjasama dengan berbagai pihak, mulai dari IDAI, BPOM, Ahli Epidemiologi, Labkesda DKI, Farmakolog, para Guru besar dan Puslabfor Polri untuk melakukan penelusuran epidemiologi,” terang dr. Syahril
BACA JUGA:Lakukan 5 Hal Ini Agar Ginjal Tetap Sehat!
BACA JUGA:Kasus Baru 1 Anak di Jakarta Meninggal karena Gagal Ginjal Akut, Ini Kronologinya