“Jika Anda masih muda dan orang tua Anda menemukan botol pil Anda, mereka akan mengatakan, ‘Mengapa Anda meminum pil ini? Apakah Anda terinfeksi HIV?’ Dan anak muda itu mungkin mengatakan, ‘Tidak, saya melindungi diri saya sendiri,’” kata Warren.
“Dan mereka (para orang tua.red) mengatakan, ‘Nah, mengapa kamu berhubungan seks?’”
Dikutip dari VOA, obat jangka panjang seperti cabotegravir atau produk baru lainnya, yaitu alat kontrasepsi cincin vagina yang dipasang satu bulan sekali, menawarkan lebih banyak pilihan kepada pasien, tambahnya.
(Dyah Ratna Meta Novia)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.