CAMPAK sedang menjadi sorotan di Indonesia karena sebanyak 12 Provinsi sudah menetapkan status kejadian luar biasa (KLB). Hal ini dikatakan tidak lepas dari capaian imunisasi pada anak-anak selama pandemi Covid-19, yang dinilai tidak berkembang baik.
Secara umum campak dipahami hanya bisa menularkan kepada anak-anak, faktanya juga bisa menularkan pada orang dewasa, termasuk lanjut usia dan ibu hamil. Hal tersebut disampaikan Prof Hinky Hindra Irawan Satari, Sp. A, Subsp, Spesialis Ilmu Kesehatan Anak Subspesialis Kesehatan Anak Infeksi dan Penyakit Tropis.

"Yang rentan kesakitan untuk campak ini anak usia di bawah 5 tahun, dan dewasa juga terutama di atas 50 tahun, apalagi yang lansia dan punya komorbid serta ibu hamil juga," jelas Prof Hinky dalam Media Interview bersama RS Pondok Indah, Jumat (27/1/2023).
Bagi orang dewasa, disarankan Prof. Hinky juga bisa melakukan vaksinasi Campak dan Rubella (MR) atau juga vaksin measles mumps rubela (MMR) untuk mencegah terjadinya penyakit campak. Sementara untuk anak-anak, diketahui bisa mendapatkan secara gratis karena merupakan program Kementerian Kesehatan untuk mengeliminasi campak.
Vaksinasi campak, dipastikan oleh Prof Hinky kalau sangat bermanfaat dan baik untuk melindungi anak maupun orang dewasa dari virus campak. Terlebih, bagi yang memiliki penyakit bawaan atau penyerta (komorbid) diimbau segera melakukan vaksinasi campak.