Sebaliknya, jika tercium bau harum di sungai yang berasal dari darah Sritanjung, maka dia selama ini berkata jujur. Tak lama kemudian, Sidopekso benar-benar membunuh Sritanjung dengan cara menusukkan keris ke dada istrinya.
Jasad Sritanjung kemudian dilempar ke sungai. Saat itu juga, sungai mendadak beraoma wangi, yang menandakan perkataan Sritanjung tentang fitnah raja adalah benar.
Patih Sidopeksi hanya dapat meratapi penyesalan akna perbuatannya. Dia kemudian bergumam 'Banyu... wangi, Banyu... wangi'. Inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya nama Banyuwangi.
Perlu diketahui, Banyu sendiri berarti air dan wangi merupakan aroma harum.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.