PEMERINTAH Provinsi Jawa Tengah (Pemprov Jateng) terus berupaya meningkatkan jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek-objek wisata di 35 kabupaten/kota.
“Potensi-potensi wisata yang dimiliki daerah, baik yang mulai operasi maupun belum dikembangkan maksimal bisa dipromosikan, termasuk memperbanyak agenda-agenda wisata,” kata Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo di sela melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Kudus, seperti diwartakan Antara.
Menurut Ganjar, hal itu perlu dilakukan untuk mencapai target kunjungan wisatawan ke Jateng tahun 2023 yang dipatok sebanyak 21 juta orang.
“Sekarang dinas pariwisata lagi mencoba mulai promosi potensi-potensi pariwisata, tentu event mesti banyak dikreasi,” ujarnya.

Dirinya berpendapat, dengan pencabutan status PPKM yang telah diumumkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) akhir tahun lalu, menjadi titik awal yang bagus bagi pelaku pariwisata untuk bangkit sehingga ekonomi juga bergerak.
“Kami sudah ngobrol dengan teman-teman bupati/wali kota, pelaku wisata, agar yuk kita hidupkan lagi yang dulu-dulu tertunda, harapkan sekarang di-on-kan lagi,” katanya.
Untuk itu, Ganjar berharap wisata alternatif juga mulai dikembangkan agar para wisatawan yang datang ke Jateng tak selalu mengunjungi destinasi mainstream.
“Termasuk desa wisata karena ini sebenarnya akan menjadi alternatif ya buat para wisatawan untuk bisa datang,” ujarnya.