Terlahir dengan keadaan prematur, artinya banyak kemungkinan risiko kesehatan yang menyertai bayi dari ibu remaja ini. Dari segi medis, disebutkan lebih lanjut terkadang, bayi-bayi dalam kasus ini tubuh dan otaknya tidak berkembang dengan sempurna.
Tergantung pada seberapa prematur bayi tersebut, hal ini bisa menyebabkan kesulitan seumur hidup dengan kesehatan dan perkembangannya.
Selain itu, bayi prematur juga cenderung kurus dan bayi yang kekurangan berat badan bisa kemungkinan mengalami kesulitan bernapas dan menyusu saat masih bayi. Sat tumbuh dewasa, bayi kurus lebih rentan terhadap penyakit seperti diabetes dan penyakit jantung.
Berat badan lahir yang rendah juga memengaruhi perkembangan otak. Anak-anak yang lahir dengan berat badan kurang telah diamati mengalami kesulitan belajar.
Selain memiliki peningkatan risiko kekurangan berat badan, bayi yang lahir dari ibu remaja juga berisiko lebih tinggi mengalami kematian bayi.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.