KARDINAL George Pell, pejabat Katolik paling senior yang dihukum penjara karena pelecehan seks anak sebelum pembebasannya pada 2020, meninggal dunia, pada usia 81 tahun.
Sekretarisnya Pastor Joseph Hamilton mengkonfirmasi kematian Pell pada Selasa (10/1/2023) malam waktu setempat setelah dirawat di rumah sakit Roma untuk operasi penggantian pinggul. Hamilton mengatakan meski operasinya berhasil, Pell kemudian mengalami serangan jantung.

Dalam sebuah pernyataan, Uskup Agung Sydney Anthony Fisher menyatakan kesedihan atas kematian Pell.
“Berita ini datang sebagai kejutan besar bagi kita semua. Tolong doakan ketenangan jiwa Kardinal Pell, untuk kenyamanan dan penghiburan bagi keluarganya dan untuk semua orang yang mencintainya dan sedang berduka saat ini,” katanya dalam sebuah posting Facebook, dikutip CNN.
Seperti diketahui, Pell, lahir di kota regional Ballarat, Australia, pada 8 Juni 1941. Dia naik pangkat di Gereja Katolik Roma menjadi bendahara Vatikan, yang dianggap oleh banyak orang sebagai posisi paling senior ketiga di dalam gereja.
Kemudian dia dinyatakan bersalah atas dakwaan pelecehan seksual pada 2018 dan menjalani hukuman 13 bulan penjara sebelum Pengadilan Tinggi Australia membebaskannya pada April 2020. Pell dengan keras membantah tuduhan tersebut, yang dia tolak dalam wawancara polisi pada 2016 sebagai "produk fantasi".
Dalam ringkasan keputusan dua halamannya, Pengadilan Tinggi mengatakan bahwa juri "seharusnya meragukan kesalahan pemohon" dan memerintahkan agar hukuman dibatalkan.
BACA JUGA:4 Manfaat Ajaib Yogurt, Termasuk untuk Jantung Loh!
Lalu bagaimana tanda kena serangan jantung?
Selama ini, salah satu tanda serangan jantung yang paling umum dan familiar dikenal orang awam, seperti nyeri dada, yang ditandai dengan rasa seperti tertekan, sesak, atau sesak di dada.
Sensasi ini biasanya dimulai di bagian tengah dada dan dapat menjalar ke bagian tubuh lain, seperti leher, rahang, telinga, lengan, dan atau pergelangan tangan. Namun tahukah Anda, kadang-kadang nyeri di dada ini bukan jadi satu-satunya gejala serangan jantung.
Patut diingat, pada kasus tertentu ada orang yang sudah mengalami gejala serangan jantung tapi tidak menyadarinya, kemungkinan karena lebih ringan dan samar.
Berdasarkan penjelasan Chest Heart and Stroke Scotland (CHSS), dikutip dari Times of India, selain merasa panas dan berkeringat, ada juga tanda serangan jantung lain yang kurang jelas yang harus diwaspadai.