"Kalau memikirkan strategi jangan jangka pendek, tapi jangka menengah hingga panjang. Keberadaan varian ini perlu diwaspadai. Sebab itu 3T dan kebiasaan pakai masker serta melengkapi dosis vaksinasi Covid-19 masih dibutuhkan," tegas Dicky.
Soal karakteristik virus, varian Kraken atau XBB.1.5 ini menurut Dicky sejauh ini memang masih belum cukup data untuk dikatakan lebih berbahaya. Sebab, kasusnya sendiri masih belum begitu banyak terjadi di dunia.
Sebagai informasi, hingga kini diketahui ada 29 negara telah mengidentifikasi varian Kraken dan melaporkannya ke Badan Kesehatan Dunia (WHO). Sementara Indonesia sendiri terpantau belum melaporkan kejadian kasus positif varian Kraken.
BACA JUGA:WHO Umumkan Varian Baru Covid-19 Bernama Kraken!
BACA JUGA:WHO Sebut Belum Terima Data Kasus Rawat Inap Covid-19 dari China
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.