Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gunung Ijen Berstatus Waspada, Aktivitas Wisata Masih Dibuka

Antara , Jurnalis-Minggu, 08 Januari 2023 |14:02 WIB
Gunung Ijen Berstatus Waspada, Aktivitas Wisata Masih Dibuka
Panorama Kawah Gunung Ijen di Banyuwangi, Jawa Timur (Foto: ANTARA/Budi Candra Setya)
A
A
A

AKTIVITAS wisata di Gunung Ijen, Banyuwangi, Jawa Timur bakal ditinjau ulang pasca kenaikan status menjadi waspada. Pasalnya aktivitas wisata di Gunung Ijen bergantung kondisi aktivitas vulkaniknya.

Kepala Seksi Konservasi BKSDA Wilayah V Banyuwangi Purwantono menyatakan, sejauh ini pasca peningkatan status ke waspada belum mempengaruhi wisata. Bahkan hingga Sabtu kemarin aktivitas wisata masih beroperasi normal.

"Kalau penutupan sih belum ada. Mungkin kalau sudah ada hasil kajiannya ditutup, nanti dari Balai Besar KSDA Jatim yang menerbitkan," kata Purwantono saat dikonfirmasi MNC Portal.

Sejauh ini memang pengelola masih membuka reservasi pemesanan tiket masuk ke kawasan Wisata Kawah Ijen. Namun bukan tidak mungkin bila aktivitas vulkanik terus menunjukkan tren peningkatan wisata bakal ditutup.

 BACA JUGA: Gaya-gayaan Foto di Pohon Kering, Bule Nyaris Jatuh ke Kawah Ijen

Infografis Gunung Tertinggi di Indonesia

"Kalau untuk nanti malam, pasti sudah booking lewat online (para wisatawan). Nanti kami lihat kondisi di lapangan," ungkapnya.

"Kalaupun tiba-tiba kondisinya ekstrem, dengan terpaksa akan kami tutup. Seperti pengalaman saat cuaca ekstrem, hujan deras. Bisa secara spontan penutupannya," tambahnya.

Soal larangan aktivitas di radius 1,5 kilometer dari kawah berdasarkan rekomendasi atas kenaikkan aktivitas Gunung Ijen, aktivitas wisata bakal disesuaikan.

"Masyarakat yang bertempat tinggal di sepanjang aliran Sungai Panyu Pait diminta selalu waspada terhadap potensi ancaman aliran gas vulkanik yang berbahaya. Mereka juga diminta tetap memperhatikan perkembangan aktivitas Gunung Ijen," terangnya.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement