3. Stroke: Komplikasi yang bisa dialami jika palpitasi disebabkan oleh suatu kondisi ruang atas jantung bergetar bukannya berdetak dengan benar (fibrilasi atrium). Sehingga darah jadi bisa menggenang dan menyebabkan gumpalan terbentuk. Jika gumpalan darah ini pecah, maka inilah yang bisa menyumbat arteri otak, menyebabkan stroke.
4. Gagal jantung: Aritmia tertentu dikatakan bisa mengurangi kemampuan memompa jantung dalam tubuh kita. Terkadang, mengendalikan laju aritmia yang menyebabkan gagal jantung dapat meningkatkan fungsi jantung. Demikian sebagaimana dilansir dari Mayo Clinic, Sabtu (7/1/2023).
(Rizky Pradita Ananda)