Saat menjadi anggota staf lapangan inilah Abubakar banyak mempelajari mengenai industri penerbangan. Karena kinerjanya yang bagus dan cemerlang, Abubakar dipromosikan menjadi anggota awak kabin dengan gaji yang besar.
Bahkan, ia beralih profesi menjadi pramugara di maskapai Aero Contractor. Tak hanya itu, ia juga memberikan saran kepada perusahaan agar memperbaiki jadwal layanan mereka. Hal ini membuat Wakil Direktur Pelaksana terkesan dan memberikan Abubakar gaji besar yang mengejutkan.
Abubakar pun meminta saran kepada atasannya tersebut mengenai cita-citanya menjadi seorang pilot. Bermodalkan uang tabungannya dan gaji besar yang diberikan oleh atasan, serta restu dan saran, Abubakar akhirnya memberanikan diri mencari lisensi pilot swasta di Kanada, dan masuk ke sekolah penerbangan.

Berbekal pengetahuan yang ia pelajari secara diam-diam, Abubakar pun berhasil lulus dengan cepat. Kini, Abubakar menjadi anggota kru di Azman Air Service Limited yang berbasis di Kano, Nigeria.
Perusahaan penerbangan AzmanAir pun mengeluarkan pernyataan di twitter ''Ia bergabung dengan industri Penerbangan 24 tahun yang lalu sebagai Aircraft Cleaner. Hari ini Ia mendapatkan Balok Keempat untuk menjadi CAPTAIN. Selamat Mohammad Abubakar dari kita semua @AirAzman," tulisnya di Twitter.
(Rizka Diputra)