Gejala lain yang perlu diperhatikan adalah 'brain fog'. Orang dengan hipertensi memgalami kondisi sakit kepala kronis ringan yang kerap disebut juga dengan 'brain fog'. Dijelaskan dr. Sanja, ini merupakan kondisi yang terjadi ketika pasokan oksigen ke otak buruk atau tersumbat, yang menyebabkan orang jadi gampang lupa, masalah dengan konsentrasi, memori, atau susah memahami sesuatu,"
B) Pusing karena masuk angin : Pusing akibat masuk angin biasanya tidak berlarut-larut, terlebih jika sudah beristirahat dan mengonsumsi obat masuk angin. Ini menjadi pembeda paling khas dari pusing akibat hipertensi dengan pusing masuk angin.
Masuk angin juga biasanya disertai gejala lain seperti sakit kepala, kondisi badan terasa tidak enak, tubuh pegal-pegal, bahkan perut tidak nyaman karena sakit atau kembung. Sakit kepala atau pusing akibat masuk angin juga bisa dikarenakan suplai oksigen yang berkurang ke otak. Selain itu, sakit kepala juga bisa terjadi karena peningkatan volume darah ke otak.
Mengingat badan sedang tidak fit, maka tubuh memberi respons untuk mendistribusikan darah ke organ yang membutuhkan. Lonjakan suplai darah inilah yang membuat tubuh memberi respons dengan sakit kepala atau pusing.
BACA JUGA:Apa Itu Urtikaria Dingin dan Bagaimana Cara Mencegahnya?
BACA JUGA:Berhubungan Intim saat Haid Apakah Bisa Hamil? Simak Faktanya di Sini
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.