MOBILITAS masyarakat saat natal dan tahun baru (Nataru) diprediksi akan tinggi karena momen libur. Jelang momen tersebut, Pemerintah berencana mencabut pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di Indonesia.
Mungkin informasi tersebut mendapat tanggapan baik atau negatif oleh masyarakat. Dengan demikian, Epidemiologi UI dr Pandu Riono menyampaikan ada langkah agar terlindungi saat Nataru nanti.
Salah satunya, melakukan vaksinasi Covid-19, terutama booster (dosis ketiga). Sebagaimana diketahui, vaksin Covid-19 merupakan upaya pencegahan dan perlindungan terhadap infeksi virus SARs-COV-2.
"Silakan bersukacita rayakan nataru tapi jangan lupa lengkapi vaksinasi sampai booster," jelas dr Pandu.
Lebih lanjut, ia mengatakan kenaikan kasus dengan pencabutan PPKM tidak ada korelasinya. Sehingga ia, hanya mengatakan pencabutan tidak masalah, asal tidak dibarengi dengan tingkat keparahan (di rawat) akibat Covid-19.
BACA JUGA:WHO: Kami Sudah Kehabisan Vaksin Kolera di Tengah Lonjakan Kasus
Sebelumnya ia mengimbau agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) meski aktif beraktivitas. Juga mengajak masyarakat segera melakukan vaksinasi booster, terutama mereka kelompok lanjut usia (rentan).