Investigasi juga akan membahas tentang kegiatan yang dilakukan oleh awak dan penumpang saat kejadian.
Ketinggian Airbus A330-200 mulai turun segera setelah terjadi turbulensi, dan awak segera mengumumkan keadaan darurat karena banyaknya korban luka di dalam pesawat. Pengawas lalu lintas udara memberikan prioritas penerbangan ke darat.
Snook juga mengatakan bahwa pesawat akan menjalani pemeriksaan dan perawatan menyeluruh, serta perbaikan komponen di kabin.
Pada 2019, 37 penumpang dan awak pesawat terluka saat penerbangan Air Canada dari Vancouver ke Sydney mengalami turbulensi hebat sekitar dua jam setelah melewati Hawaii. 30 orang dibawa ke rumah sakit dan sembilan mengalami luka serius.
Di Atlantik, pesawat American Airlines 2017 yang terbang dari Athena dilanda turbulensi mengerikan sepanjang garis pantai New York. Tujuh awak dan tiga penumpang terluka.
Kebanyakan orang menyebut turbulensi terjadi disertai badai besar, tetapi sebenarnya yang paling berbahaya ada turbulensi udara jernih.
(Salman Mardira)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.