Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Pesawat Hawaiian Airlines Alami Turbulensi Mengerikan, Puluhan Penumpang Terlempar hingga Luka-Luka

Sri Latifah Nasution , Jurnalis-Rabu, 21 Desember 2022 |15:36 WIB
Pesawat Hawaiian Airlines Alami Turbulensi Mengerikan, Puluhan Penumpang Terlempar hingga Luka-Luka
Pesawat Hawaiian Airlines (Foto: Reuters)
A
A
A

PESAWAT Hawaiian Airlines megalami turbulensi mengerikan yang menyebabkan 36 orang terluka. Penumpang yang merasakan guncangan dalam penerbangan dari Phoenix ke Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat itu menggambarkan penerbangan menakutkan tersebut terasa seperti ‘rollercoaster’.

Pejabat resmi mengatakan ada sekitar 20 orang, termasuk seorang bayi berusia 14 bulan yang dirawat di rumah sakit karena mengalami luka gores dan memar, hingga cedera kepala parah dalam turbulensi terjadi pada penerbangan Minggu lalu.

Sementara, 11 orang di antaranya berada dalam kondisi serius sejak penerbangan pada Minggu. 16 penumpang lainnya juga dirawat karena cedera.

Melansir dari News.com.au, Rabu (21/12/2022), seorang penumpang bernama Kaylee Reyes yang terbang bersama ibunya mengatakan bahwa ibunya baru saja duduk, setelah kembali dari toilet dan tidak sempat mengencangkan sabuk pengamannya ketika turbulensi pertama kali mengguncang pesawat.

“Pesawat berguncang dan kemudian menurun secara tiba-tiba, seperti yang Anda rasakan ketika berada di rollercoaster,” kenangnya.

“Ibu saya belum mengaitkan (sabuk pengaman) dan dia terbang menabrak langit-langit, lalu jatuh menghantam lantai.”

Reyses juga mengingat beberapa penumpang dengan cedera kepala di sekelilingnya.

“Saat kami mendarat, paramedis datang dan menyuruh orang-orang keluar,” katanya.

Reyes juga menjelaskan bahwa banyak penumpang yang mengalami luka robek di kepala darah hingga darahnya menetes.

Ada 10 awak pesawat serta 278 penumpang di dalam pesawat, dan kebanyakan dari mereka bepergian untuk menghabiskan liburan bersama keluarga. Tiga pramugari, yang juga termasuk korban luka dilarikan ke rumah sakit setelah pesawat mendarat.

Setidaknya satu penumpang dilaporkan pingsan, kata Direktur Layanan Medis Darurat Honolulu, Jim Ireland, pada Minggu.

“Kami juga sangat senang, dan merasa beruntung (karena) tidak ada korban jiwa atau luka kritis lainnya. Dan kami juga sangat berharap semua akan pulih sepenuhnya,” kata Ireland.

Jazmin Bitanga, yang sedang berada dalam penerbangan pulang dari liburan, mengatakan ada dua penurunan ketinggian, dan salah satunya begitu kuat, sehingga botol air minum pacarnya terlempar ke langit-langit pesawat dan retak.

“Hidup saya berada diambang kematian. Saya takut,” kata Bitanga.

“Saya berbalik dan ada beberapa orang (dengan luka) berdarah yang menguatkan diri mereka. Di sekeliling saya banyak orang-orang yang menangis.”

Pengguna Twitter @lynnxxyy membagikan rekaman video di pesawat, setelah guncangan hebat tersebut.

“Pengalaman terbang yang paling menakutkan: turbulensi yang sangat kuat terjadi di tengah penerbangan, dan beberapa orang (mengalami) cedera kepala karena membentur langit-langit. Saya baik-baik saja, hanya sangat gemetar,” tulisnya.

Penumpang tersebut mengatakan bahwa mereka mengalami cedera pinggul, dan menderita serangan kecemasan ringan karena peristiwa traumatis itu.

Rekaman tambahan yang diambil di dalam kabin setelah penerbangan menunjukkan interior pesawat berantakan, dengan panel plastik retak, persediaan berserakan di lantai dan masker oksigen tergantung di langit-langit.

Dalam jumpa pers Wakil Presiden Operasi (COO) Hawaiian Airlines, Jon Snook mengatakan turbulensi seperti itu terisolasi dan tidak biasa, menegaskan bahwa maskapai tidak pernah mengalami hal seperti yang terjadi baru-baru ini.

“Terkadang, kantong udara ini muncul tanpa peringatan. Jarang ada turbulensi seperti itu. Turbulensi semacam itu adalah kasus turbulensi udara yang sangat ekstrem,” kata Snook.

Ilustrasi

“Kami sangat bersyukur tingkat cederanya tidak parah,” tambahnya.

Snook juga menjelaskan ada beberapa kerusakan internal pada pesawat selama turbulensi.tanda sabuk pengaman terpasang menyala pada saat itu, meskipun beberapa dari mereka yang terluka tidak memakainya.

Thomas Vaughan, seorang ahli meteorologi di National Weather Service di Honolulu mengatakan telah ada peringatan cuaca untuk badai petir yang mencakup Oahu dan area yang termasuk jalur penerbangan pada saat turbulensi.

Snook juga menambahkan bahwa maskapai ini mengetahui prakiraan cuaca dan kondisi udara yang tidak stabil, tetapi tidak memiliki peringatan bahwa bagian udara tertentu bisa menyebabkan turbulensi yang berbahaya.

Dia tidak tahu berapa penurunan ketinggian yang terjadi selama turbulensi, dan hal tersebut masih menjadi bagian dari penyelidikan yang melibatkan Dewan Keselamatan Transportasi Nasional. Perekam data penerbanga akan memberi rincian tentang kejadian itu.

Investigasi juga akan membahas tentang kegiatan yang dilakukan oleh awak dan penumpang saat kejadian.

Ketinggian Airbus A330-200 mulai turun segera setelah terjadi turbulensi, dan awak segera mengumumkan keadaan darurat karena banyaknya korban luka di dalam pesawat. Pengawas lalu lintas udara memberikan prioritas penerbangan ke darat.

Snook juga mengatakan bahwa pesawat akan menjalani pemeriksaan dan perawatan menyeluruh, serta perbaikan komponen di kabin.

Ilustrasi

Pada 2019, 37 penumpang dan awak pesawat terluka saat penerbangan Air Canada dari Vancouver ke Sydney mengalami turbulensi hebat sekitar dua jam setelah melewati Hawaii. 30 orang dibawa ke rumah sakit dan sembilan mengalami luka serius.

Di Atlantik, pesawat American Airlines 2017 yang terbang dari Athena dilanda turbulensi mengerikan sepanjang garis pantai New York. Tujuh awak dan tiga penumpang terluka.

Kebanyakan orang menyebut turbulensi terjadi disertai badai besar, tetapi sebenarnya yang paling berbahaya ada turbulensi udara jernih.

(Salman Mardira)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement