Tidak hanya itu, hamil di usia 40 tahun ke atas juga disebutkan lebih lanjut menjadikan tingkat kelainan lahir atau kondisi genetik pada bayi juga meningkat. Pada usia ibu 40 tahun, kemungkinan memiliki anak dengan sindrom Down adalah sekitar 1 dibanding 100 dan pada 45 tahun meningkat menjadi 1 dibanding 30.
Lantas bagaimana dengan risiko yang ada, ketika melahirkan di usia kepala 4? Nah, untuk persalinan ternyata tidak selalu mempengaruhi.
Penelitian menunjukkan bahwa wanita yang hamil dan melahirkan di atas usia 40 tahun bisa tak berbeda dengan kehamilan dan persalinan wanita yang lebih muda lainnya, asal dengan catatan selama wanita tersebut punya perawatan prenatal yang berkualitas, tidak punya kondisi medis kronis, disiplin untuk kontrol ke dokter kandungan, dan disiplin melakoni gaya hidup sehat
Artinya, jika sang calon ibu memang wanita sehat, hamil setelah usia 40 disebutkan kemungkinan tidak lebih berbahaya daripada hamil di usia yang lebih muda. Hanya saja, tingkat kelahiran sesar lebih tinggi terjadi di ibu hamil berusia di atas 40 tahun.
BACA JUGA:5 Risiko Seks Anal yang Perlu Diketahui, Salah Satunya Bikin Anus Robek
BACA JUGA:Berhubungan Intim saat Haid Apakah Bisa Hamil? Simak Faktanya di Sini
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.