SUDAH tiga tahun berlalu sejak pertama kali virus Covid-19 ditemukkan di China pada November 2019. Sebagian besar masyarakat dunia sudah mulai jenuh dengan status pandemi Covid-19.
Ketua Organisasi Kesehatan Dunia atau WHo, dr Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah kesempatan mengatakan, ia "berharap" pandemi Covid-19 berubah di tahun depan. Ia ingin status darurat global sudah tak berlaku lagi untuk Covid-19.

"Kami berharap tahun depan dapat mendeklarasikan COVID-19 tidak lagi menjadi darurat kesehatan global," katanya, melansir Xinhua, Kamis (16/12/2022).
Meski begitu Tedros juga menambahkan bahwa virus SARS-CoV-2 akan selalu ada dan tak akan hilang walaupun kebijakan itu berlaku.
"Ini akan tetap ada, dan semua negara perlu belajar untuk mengelolanya bersama dengan penyakit pernapasan lainnya termasuk influenza dan RSV (Respiratory Syncytial Virus), yang keduanya kini beredar intensif di banyak negara," kata Tedros.
Namun, ada banyak pelajaran yang dapat diambil dari kemunculan Covid-19. Yaitu semau negara perlu memperkuat sistem kesehatan masyarakatnya untuk mempersiapkan, mencegah, mendeteksi, dan menanggapi wabah, epidemi, dan pandemi dengan cepat.
Selain itu, diperlukan adanya kerjasama antar negara untuk menghadapi pandemi semacam Covid-19. Hal ini membuat dunia semakin cepat terbebas dari virus saat menghadapi pandemi.
Diketahui, WHO bertemu setiap beberapa bulan untuk memutuskan apakah virus corona masih menjadi "darurat kesehatan masyarakat yang menjadi perhatian internasional" (PHEIC) atau tidak.
Penunjukan ini dimaksudkan untuk memicu tanggapan internasional yang terkoordinasi dan dapat membuka pendanaan untuk berkolaborasi dalam berbagi vaksin dan pengobatan.
Ditanya tentang kondisi yang diperlukan untuk mengakhiri PHEIC, ahli epidemiologi senior WHO Maria Van Kerkhove mengatakan: "Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan," seperti dikutip dari Reuters.
"Jika ada sebagian besar populasi yang belum divaksinasi, dunia masih memiliki banyak pekerjaan yang harus dilakukan," kata Direktur Kedaruratan WHO Mike Ryan tentang masalah yang sama.
Komentar yang dilontarkan Ketua WHO itu membuat China yang baru saja mengungkapkan kebijakan "nol Covid" itu khawatir akan lonjakan kasus.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.