Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenapa Depok Disebut Kota Belimbing? Simak Penjelasannya

Andini Putri Nurazizah , Jurnalis-Rabu, 14 Desember 2022 |10:00 WIB
Kenapa Depok Disebut Kota Belimbing? Simak Penjelasannya
Kota Depok, Jawa Barat (Istimewa)
A
A
A

DEPOK, Jawa Barat punya julukan unik sebagai Kota Belimbing. Ternyata sebutan ini merujuk pada komoditas pertanian paling potensial dimiliki kota penyangga Jakarta ini yaitu belimbing depok.

Terbentuk pada 1999, Depok yang luasnya mencapai 20.029 meter persegi memiliki enam kecamatan; Pancoran Mas, Beji, Sukmajaya, Limo, Sawangan, dan Cimanggis.

Depok memang termasuk daerah penghasil belimbing dewa atau disebut juga belimbing depok.

Pada 2006, Depok punya 33.729 pohon belimbing dengan total luas lahan 135 hektare.

Mengutip dari laman resmi Depok.go.id, tanaman belimbing di Depok banyak dikembangkan di lahan-lahan masyarakat dan di sepanjang Kali Ciliwung seperti di Kelurahan Pondok Cina, Kelurahan Tugu dan Kelurahan Kelapa Dua.

Setiap satu pohon yang berumur lebih dari 4 tahun bisa memproduksi 100 -150 Kg buah per tahunnya. Untuk itu dengan jumlah pohon belimbing yang ada di Depok sekitar 27.500-28.000 pohon, artinya bisa menghasilkan antara 2.700 ton sampai 3.000 ton per tahun.

Belimbing dewa asal Depok menjadi belimbing unggulan di Indonesia versi Trubus, dibandingkan dengan belimbing lainnya. Hal ini diketahui dari setiap event dan pameran produk buah yang diikuti Depok.

Dengan title buah unggulan inilah, setiap tahunnya belimbing dewa bisa menghasilkan omzet penjualan berkisar Rp16 – Rp24 miliar per tahun. Nilai yang sangat menggiurkan untuk pertanian perkotaan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement