Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Misteri Batu Megalitikum dan Kutukan Si Pahit Lidah

Nurul Amanah , Jurnalis-Senin, 12 Desember 2022 |09:03 WIB
Misteri Batu Megalitikum dan Kutukan Si Pahit Lidah
Sejumlah batu peninggalan megalitikum di Lahat yang dikaitkan oleh legenda Si Pahit Lidah (Foto: Kemdikbud)
A
A
A

INDONESIA terkenal dengan keragaman budayanya. Adat istiadat yang kental serta kisah-kisah legenda yang sudah mengakar di masyarakat, menjadi keunikan tersendiri bagi ibu pertiwi.

Kisah legenda yang cukup terkenal adalah kisah malin kundang dan tangkuban parahu. Selain dikisahkan dari mulut ke mulut, kisah ini juga seringkali diangkat di layar televisi maupun pentas teater.

Di daerah Sumatera Selatan, cerita rakyat yang sangat melegenda adalah cerita Si Pahit Lidah. Tepatnya di Kabupaten Lahat dan Kota Pagar Alam yang memang menyimpan banyak tradisi megalitik dan selalu dihubung-hubungkan dengan legenda Si Pahit Lidah.

Kabupaten Lahat dan Pagar Alam sendiri merupakan bagian dari pegunungan Bukit Barisan, di Pantai Barat Sumatera.

Legenda Si Pahit Lidah

(Foto: Kemdikbud)

Kedua kawasan itu hingga ke sebagian wilayah Bengkulu disebut sebagai kawasan Besemah atau sejak pemerintah kolonial menyebut dan menuliskannya sebagai Pasemah.

Khususnya bagi masyarakat Basemah, cerita ini bukan hanya sekadar cerita rakyat biasa tetapi telah menjadi mitos tentang kesaktian Si Pahit Lidah yang dibuktikan dengan banyaknya ditemukan arca dan peninggalan megalitik di sekitar lingkungan kehidupan mereka.

Mereka meyakini, ratusan bahkan ribuan arca dan tinggalan megalitik yang ada merupakan dampak dari sumpah yang telah diucapkan Serunting Sakti atau yang lebih dikenal dengan julukan Si Pahit Lidah.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement