Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kaesang-Erina Pingitan, Ternyata ini 6 Manfaat dan Tujuan Pingitan dalam Pernikahan Adat Jawa

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Jum'at, 09 Desember 2022 |11:16 WIB
Kaesang-Erina Pingitan, Ternyata ini 6 Manfaat dan Tujuan Pingitan dalam Pernikahan Adat Jawa
Ilustrasi (Foto: Istimewa)
A
A
A

KAESANG-Erina pingitan, ternyata ini 6 manfaat dan tujuan pingitan dalam pernikahan adat Jawa. Kurang dari 24 jam, Presiden Joko Widodo akan melangsungkan pernikahan putra bungsunya.

Kaesang dan Erina menjalani prosesi pingitan sebelum melangsungkan acara pernikahan. Pingitan sendiri merupakan sebuah tradisi Jawa dimana calon pengantin wanita dilarang keluar rumah, bahkan dilarang bertemu calon mempelai laki-laki menjelang pernikahan.

Kaesang

Kaesang-Erina pingitan, ternyata ini 6 manfaat dan tujuan pingitan dalam pernikahan adat Jawa dirangkum dari berbagai sumber:

1. Menghindari mara bahaya

Menurut kepercayaan orang Jawa, hari-hari menjelang pernikahan merupakan waktu yang sangat rentan terjadi bahaya atau rintangan yang berpotensi merusak atau menggagalkan acara pernikahan. Dalam istilah Jawa Kuno, mara bahaya yang dimaksud adalah sarap, sawan, dan sambekalo.

2. Memupuk rasa rindu

Ketika calon pengantin wanita melakukan pingitan, tentu ia tak bisa menemui calon pengantin pria. Dengan demikian, rasa rindu pun akan tercipta karena dalam waktu tertentu mereka berdua tidak bersua.

Meski terasa berat, namun rasa rindu yang tercipta akan membuat perasaan bahagia saat keduanya kembali bertemu. Bahkan, akan ada kesan “manglingi”’ di benak calon pengantin pria terhadap calon istrinya.

 3. Untuk merawat diri

Pingitan bisa menjadi momen yang tepat untuk melakuakn perawatan diri menjelang pernikahan. Perawatan diri yang dimkasud bisa berupa rutin berolahraga meski berada di rumah, banyak makan makanan sehat, istirahat yang cukup, dan menggunakan rangkaian perawatan tubuh.

4. Meningkatkan kesabaran dan kepercayaan

Kesabaran dan kepercayaan antar pasangan menjadi salah satu kunci hubungan yang harmonis dalam mengarungi kehidupan rumah tangga. Untuk itu, pingitan bisa menjadi salah satu momen untuk belajar saling meningkatkan rasa sabar dan rasa saling percaya antar pasangan.

5. Mendekatkan diri dengan keluarga
Ketika sudah sah menjadi seorang istri, wanita biasanya akan dibawa oleh sang suami dan meninggalkan rumah. Untuk itu, di momen pingitan ini calon pengantin wanita bisa lebih mendekatkan diri dengan keluarga. Karena, momen seperti ini mungkin tak akan terulang kembali setelah tinggal terpisah dengan orang tua.
 
6. Memberikan tubuh dan pikiran istirahat
 
Sebelum acara pernikahan, calon mempelai wanita tentu sibuk melakukan persiapan. Mulai dari memilih tempat acara, desain udangan, fitting baju pengantin, dan lain-lain.
 
Hal tersebut tentu menguras pikiran dan tenaga, otomatis tubuh dan pikiran terasa lelah. Dengan adanya pingitan, calon mempelai wanita bisa beristirahat agar saat hari H tampak lebih segar.
 
 

5. Mendekatkan diri dengan keluarga
Ketika sudah sah menjadi seorang istri, wanita biasanya akan dibawa oleh sang suami dan meninggalkan rumah. Untuk itu, di momen pingitan ini calon pengantin wanita bisa lebih mendekatkan diri dengan keluarga. Karena, momen seperti ini mungkin tak akan terulang kembali setelah tinggal terpisah dengan orang tua.
 
6. Memberikan tubuh dan pikiran istirahat

Sebelum acara pernikahan, calon mempelai wanita tentu sibuk melakukan persiapan. Mulai dari memilih tempat acara, desain udangan, fitting baju pengantin, dan lain-lain.
Hal tersebut tentu menguras pikiran dan tenaga, otomatis tubuh dan pikiran terasa lelah. Dengan adanya pingitan, calon mempelai wanita bisa beristirahat agar saat hari H tampak lebih segar.

(RIN)
 

(Rani Hardjanti)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement