Babi Guling Bali
Kuliner babi guling mungkin tidak asing lagi di telinga. Bagaimana tidak, selain di Bali kuliner ini juga banyak dijual di luar Pulau Dewata ini.
Kuliner ini pertama kali dibuat oleh suku Bali dengan menggunakan daging anak babi. Dimana bagian perut babi akan diisi dengan menggunakan sayuran seperti daun ketela pohon dan beraneka bumbu rempah. Selanjutnya, dimasak dengan cara digulung hingga matang dan berwarna coklat berdaging renyah.
Blayag Raja
Kuliner khas Buleleng Bali ini kini sudah sulit untuk ditemui. Dikenal juga dengan Tipat Blayag, makanan ini memiliki bentuk seperti lontong.
Hanya saja, blayag menggunakan daun enau muda atau janur muda untuk pembungkusnya. Sementara itu, bumbu blayag menggunakan olahan tepung beras dan bumbu khas Bali.

Bebek Betutu
Kuliner satu ini juga menjadi salah satu kuliner khas Bali yang tidak boleh terlewatkan. Kuliner yang menjadi makanan favorit para Raja Bali dengan beberapa cara untuk memasaknya.
Biasanya, setelah bumbu dibuat dan menjad base genep, bumbu tersebut dilumurkan ke bebek. Sementara itu, sisa bumbu akan dimasukkan ke perut bebek.
Bebek akan ditutup rapat dengan daun dan dimasak hingga 6 atau 7 jam kemudian baru dikukus selama 1 jam.
Ayam Betutu
Sama halnya dengan bebek betutu, ayam betutu juga memiliki bumbu bernama base genep. Perbedaan keduanya hanya ada pada sayur yang diurap dan dimasukkan ke perut ayam. Jika bebek betutu menggunakan bayam, maka ayam betutu menggunakan sayur singkong.
Nasi Campur
Tak hanya terkenal dengan sate lilit dan ayam betutu, Bali juga terkenal dengan nasi campur. Nasi ini terdiri dari nasi dan aneka lauk seperti telur pindang, lawar sayuran, sambal, besisit, sate lilit. Adapun beberapa lauk seperti, tum ayam, jukut urap, lawar ayam serta sambal matah.