“ Bahkan sunat dilakukan di Amerika pada 80 persen anak laki-laki. Sunat itu juga menurunkan risiko infeksi saluran air kemih, kanker penis, dan risiko kanker leher rahim pada pasangan,” jelasnya.
Meski memang risiko untuk menularkan HIV walau sudah sunat dan ditambah konsumsi ARV (untuk pengidap HIV), tidak akan hilang sepenuhnya. Maka dari itu, Prof Zubairi menyarankan untuk selalu tetap memakai alat pengaman saat berhubungan seksual.
“Tetap masih ada (risikonya), saya tetap menganjurkan untuk selalu memakai kondom. Namun, jika mau punya anak, harus menyiapkan dengan baik dan rencana yang matang,” pungkas Prof Zubairi.
BACA JUGA:Calon Ibu Pengidap HIV Bisa Cegah Penularan ke Anak? Ahli Kesehatan: Bisa, Asal.
BACA JUGA:Benarkah Penularan Cacar Monyet Karena Seks Sesama Jenis?
(Rizky Pradita Ananda)