Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Makam Tokoh Terkenal di Dunia yang Jadi Sasaran Pencurian Mayat, Siapa Saja?

Cita Zenitha , Jurnalis-Sabtu, 26 November 2022 |08:01 WIB
5 Makam Tokoh Terkenal di Dunia yang Jadi Sasaran Pencurian Mayat, Siapa Saja?
Elvis Presley (Foto: Wallpapercrafts)
A
A
A

KEMATIAN seorang tokoh terkenal biasanya meninggalkan kesedihan bagi penggemarnya. Jasad dan kuburannya pun jadi sasaran perhatian. Bahkan ada yang ingin mencuri mayatnya.

Ya, pencurian mayat orang terkenal pernah terjadi beberapa kali di masa lalu. Maling bahkan nekat membongkar makam untuk mendapatkan jasadnya.

Pencuri mengincar organ tubuh para pesohor itu untuk dijual atau dijadikan sebagai harta karun dengan nilai fantastis.

Nah, 5 kuburan figur terkenal dunia yang jadi sasaran pencuri mayat.

 BACA JUGA:5 Danau Cantik yang Terkenal Angker di Indonesia, Diselimuti Mistis dan Beragam Mitos

1. Abraham Lincoln

Mantan Presiden Amerika Serikat Abraham Lincoln meninggal karena dibunuh pada 15 April 1965. Pencurian mayar Lincoln dilakukan di Pemakaman Oak Ridge di Kota Springfield pada tahun 1876.

 Ilustrasi

Abraham Lincoln (Telegraph)

Pencuri jasad Lincoln meminta imbalan sebesar Rp2,6 miliar tapi berhasil digagalkan oleh polisi. Saat penangkapan sempat terjadi adu tembak sebelum akhirnya pencuri ditangkap dan dimasukan kedalam penjara.

Setelah kejadian itu makam Abraham Lincoln dirahasiakan. Bahkan konon kedalaman makam Abraham Lincoln mencapai 15 meter.

 BACA JUGA:7 Kolam Angker di Indonesia, Nomor 3 Ada Penampakan Hantu Belanda

2. Charlie Chaplin

Pelawak legendaris Charlie Chaplin meninggal dalam tidurnya pada tahun 1997 di Swiss dalam usia 88 tahun. Di hari wafatnya, komedian itu dimasukan dalam kayu oat seberat 136 Kg sebelum disemayamkan di desa Corsies, Swiss.

 Ilustrasi

Charlie Chaplin

Kuburan Chaplin pernah dibongkar dan mayatnya disembunyikan. Pencuri jasad Chaplin sempat meminta uang tebusan sebesar Rp5,4 miliar kepada istri Chaplin, Oona O’Neill.

3. Eva Person

Eva Peron istri dari Presiden Argentina, Juan Peron (1895-1974), meninggal akibat kanker rahim yang dialaminya. Mayatnya dijadikan mumi atau diawetkan oleh seniman Domingo Tellechea lalu ditampilkan di monumen nasional negaranya.

Saat terjadi kontroversi politik tahun 1955, mayat Eva sempat disembunyikan di Italia. Kemudian setelah konflik mereda jenazah tersebut dibawa kembali ke Argentina. Bahkan kuburannya dilapisi tiga lempeng baja di Buenos Aires.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement