ARTIS Zaskia Adya Mecca membawa kabar kurang mengenakkan. Pasalnya sang anak Bhai Kaba Bramantyo tengah dirawat di rumah sakit.
Bocah yang akrab disapa Kaba itu terkena pneumonia. Ia pun kerap bulak balik ke rumah sakit untuk mengurus sang putra.

Berbicara tentang pneumonia, jenis penyakit yang menyerang paru-paru ini kerap mengintai anak-anak. Dikutip dari berbagai sumber, pneumonia merupakan penyakit peradangan akut pada paru-paru yang membuatnya dipenuhi dengan cairan dan sel radang.
Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan serius dan tidak jarang menyebabkan kematian. Hal ini karena pneumonia sering terlambat disadari karena gejala awalnya yang sulit dibedakan dengan penyakit pernapasan lain yang ringan, seperti pilek dan selesma (common cold).
Berikut ini tanda-tanda anak mengidap Pneumonia yang harus Anda perhatikan, dikutip dari berbagai sumber.
1. Batuk dan Demam yang Berkelanjutan
Gejala awal pneumonia adalah gejala yang menyerupai selesma (common cold) seperti batuk, pilek dan demam yang disertai lemas dan lesu yang berkepanjangan. Gejala pneumonia biasanya bertahan relatif lebih lama daripada gejala pilek dan batuk karena selesma.
2. Kesulitan Bernapas
Anak-anak yang mengidap pneumonia sering mengalami kesulitan bernapas yang ditandai dengan frekuensi napas lebih cepat, napas cuping hidung, tarikan dinding dada dan perut, serta bibir dan kuku yang membiru akibat kekurangan oksigen dalam darah.
Kesulitan bernapas pada bayi lebih mudah diketahui ketika beraktivitas atau makan. Bayi yang mengalami kesulitan bernapas akan memprioritaskan mekanisme tubuhnya untuk bernapas sehingga ia akan makan lebih sedikit, gelisah, rewel, atau terlihat tdak nyaman.
(Vivin Lizetha)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.