Safitri menjelaskan saat demam, ia sebagai orang tua sempat memberikan sejumlah penanganan alami. Mulai dari rutin memberikan air mineral agar sang anak tak dehidrasi, menggantikan baju, dan sebagainya. Sayangnya, cara yang dilakukan Safitri tak juga membuat sang anak membaik. Saat itu, diungkap Safitri anaknya tetap demam tinggi.
“Anak tetap demam sampai 40,5 derajat celcius dan mengalami MIS-C ,” imbuhnya.
Multisystem Inflammatory Syndrome Children sendiri merupakan tanda dan gejala penyakit, karena leukositnya mencapai 50 ribu, dan anak juga mengalami penurunan buang air kecil (BAK).
Jika dihubungan dengan Covid-19, Safitri menegaskan mendiang anak tercintanya tersebut tidak terinfeksi Covid-19. Bahkan anaknya yang berusia 8 tahun tersebut, sudah divaksin Covid-19.
“Sempat tes swab PCR dan hasilnya negatif. Tidak ada tanda-tanda Covid-19 dan anak saya sudah vaksin,” tegasnya singkat.
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.