DERETAN julukan Banyuwangi, sebuah kawasan yang terletak di ujung timur Pulau Jawa. Ia berbatasan langsung dengan Selat Bali yang membuatnya menjadi destinasi wisata menarik di Jawa Timur.
Tak hanya soal alam, Banyuwangi juga dikenal dengan keragaman budaya, seni, dan tradisi. Karena itu, mari mengenal Banyuwangi berdasarkan julukan yang disematkan padanya. Apa saja? Ini ulasannya, seperti dikutip dari berbagai sumber.
1.Bumi Blambangan
Julukan satu ini, erat kaitannya dengan sejarah Banyuwangi di masa lalu. Pada abad ke-18, kawasan ini dikuasai Kerajaan Blambangan bercorak Hindu yang berada di bawah Kerajaan Majapahit.

Julukan Banyuwangi. (Foto: Kawah Wurung, Banyuwangi/Instagram/@hanalands)
Ketika Majapahit runtuh pada akhir abad ke-15, Blambangan masih teguh berdiri dan menjadi satu-satunya kerajaan Hindu yang masih bertahan di Pulau Jawa. Berdasarkan laporan penulis Portugis, Tome Pires, kerajaan ini mencapai kejayaannya di bawah kekuasaan Raja Bima Koncar.
Di bawah kendali putranya, Menak Pentor, Blambangan memperluas kekuasaannya hingga Lumajang dan Panarukan. Pria itu kemudian berhasil membawa Blambangan menjadi kerajaan kuat dan makmur.
BACA JUGA: Jelajahi 10 Wisata Unik di Banyuwangi
BACA JUGA: Tarif Baru Masuk Pulau Komodo Rp3,75 Juta Tetap Berlaku Mulai 1 Januari 2023!
2.The Sunrise of Java
Lokasinya yang terletak di ujung timur Pulau Jawa membuatnya menjadi titik pertama terbitnya matahari dibandingkan kawasan lain di Pulau Jawa. Alasan inilah yang membuatnya dijuluki The Sunrise of Java.

Julukan Banyuwangi. (Foto: Kawah Ijen, Banyuwangi/Instagram/@haikalrk_)
Ada tujuh titik yang bisa traveler datangi untuk menikmati sunrise terbaik di Banyuwangi, dari Pantai Plengkung, Pantai Pulau Merah, Dermaga Cinta, Gunung Ijen, Pantai Gumuk Kantong, Taman Nasional Baluran, hingga Pantai Watu Dodol.