3.Obesitas: Kelebihan berat badan bisa memicu perubahan hormon pada wanita. Berdasarkan penelitian, menujukkan kalau wanita dengan obesitas memiliki risiko tinggi mengalami menstruasi terlambat.
(Penyebab Wanita Telat Haid, Foto: Freepik)
4. Menyusui: Setelah hamil dan melahirkan, beberapa wanita yang tidak kunjung haid sampai selesai masa menyusui. Sebab, pengaruh hormon prolaktin yang tugas utamanya merangsang produksi ASI ketika dihasilkan secara berlebihan bisa memicu masa ovulasi bisa terhambat. Imbasnya siklus menstruasi jadi tidak teratur. Tapi tenang, umumnya kondisi ini akan hilang dan siklus menstruasi kembali normal sekitar enam minggu sampai setelah masa menyapih Anda.
(Penyebab Wanita Telat Haid, Foto: Freepik)
5.Sindrom ovarium polikistik (PCOS): Ialah kondisi yang menyebabkan tubuh menghasilkan lebih banyak hormon pria, yaitu androgen. Ketidakseimbangan hormon ini bisa menyebabkan kista terbentuk di indung telur. Sehingga proses menstruasi jadi terlambat atau bahkan tidak menstruasi sama sekali. Jika dibiarkan tanpa pengobatan, maka PCOS juga akhirnya bisa memengaruhi kesuburan wanita.
6.Konsumsi pil KB: Bagi yang rutin mengonsumsi pil KB, kemungkinan siklus haid Anda akan cenderung telat atau tidak teratur. Mengingat pil KB mengandung hormon estrogen dan progestin yang mencegah indung telur menghasilkan sel telur.Pil kontrasepsi yang tidak diminum rutin pun bisa membuat siklus datang bulan Anda terganggu. Selain yang bentuk pil KB, kontrasepsi yang diimplan atau disuntikkan juga tetap bisa memicu haid telat datang.
(Penyebab Wanita Telat Haid, Foto: Freepik)
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.