Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Perlukah Label BPA di Galon Guna Ulang? Ini Kata Para Pakar Kesehatan

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 11 November 2022 |12:05 WIB
Perlukah Label BPA di Galon Guna Ulang? Ini Kata Para Pakar Kesehatan
AMDK, (Foto: The Independent)
A
A
A

Sementara itu, Ketua Badan Perlindungan Konsumen Nasional (BPKN), Rizal Edy Halim mengimbau sejatinya BPOM bukan tidak hanya melabeli satu jenis kemasan plastik. Tetapi langkah yang sama, harus dilakukan terhadap semua kemasan.

"Jika BPOM ingin mewacanakan pelabelan, ya semua harus dilabeli, baik kemasan berbahan Polikarbonat mau pun polyethylene terephthalate (PET). Sebab semua plastik itu sama-sama berbahaya bagi kesehatan," ujarnya.

Pertanyaannya kan ada isu lingkungan juga kalau kita hanya memakai yang sekali pakai itu. Aktivis lingkungan akan bereaksi, karena akan terjadi penimbunan sampah yang lebih banyak," tambah Rizal Edi.

Pada diskusi tersebut, Guru Besar Ilmu dan Teknologi Pangan FATETA dan Peneliti Senior SEAFAST IPB Prof Purwiyatno Hariyadi memandang upaya pelabelan ini masih belum jelas tujuannya untuk apa. Mengingat, sebenarnya sudah ada aturan-aturan yang mengatur tentang pengendalian risiko dari senyawa kimia yang digunakan pada kemasan pangan yaitu ada di Peraturan BPOM 20/2019.

Kalau memang sudah melewati ambang batas, ditarik langsung tidak perlu dilabeli. PP Pangan yang ada, sudah menyatakan bahwa semua regulasi yang dikeluarkan oleh otoritas pengawasan pangan harus melakukan kajian risiko. Inilah yang disebut Prof Purwiyatno yang harus dikomunikasikan.

Senada dengan Prof Purwiyatno, Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung (ITB) Akhmad Zainal Abidin, menyampaikan ia merasa labelisasi Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) Galon Guna Ulang (GGU) tidak perlu lagi karena sebenarnya Peraturan BPOM 20/2019 saja sudah cukup dan produk yang diedarkan juga sudah disertifikasi oleh BPOM.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement