Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

5 Mitos Kota Kediri, Konon Bisa Bikin Presiden Indonesia Lengser?

Destriana Indria Pamungkas , Jurnalis-Kamis, 10 November 2022 |09:16 WIB
5 Mitos Kota Kediri, Konon Bisa Bikin Presiden Indonesia Lengser?
Ilustrasi (Foto: Instagram)
A
A
A

2. Buaya putih penghuni Sungai Brantas

Mitos tentang keberadaan buaya putih yang menghuni Sungai Brantas sudah ada sejak dahulu. Kepercayaan ini muncul karena sungai yang sudah ada sejak zaman Mataram kuno ini kerap menelan korban jiwa dan buaya putih dituding sebagai penyebabnya.

Bagi yang percaya, buaya putih Sungai Brantas bersemayam di jembatan lama Kota Kediri dan di Badug Seketi.

3. Presiden bisa lengser

Mitos ini rupanya sudah ada sejak zaman kerajaan Kalingga dikuasai oleh Kartikea Singha.

Zaman itu Kartikea Singha menyusun sebuah kitab hukum pidana yang diberi nama Kalingga Darma Sastra yang terdiri dari 119 pasal. Kartikea Singha juga memberikan kutukan, “Siapa kepala negara yang tidak suci benar masuk wilayah kota Kediri maka dia akan jatuh.”

Dengan ada cerita itu lah, maka mitos yang berkembang di masyarakat, Kota Kediri dianggap sebagai wilayah 'wingit' yang tidak boleh didatangi oleh Presiden Republik Indonesia. Buktinya, dari daftar enam presiden RI, hanya tiga presiden yang berani datang ke Kota Kediri yaitu, Soekarno, B.J. Habibie, dan Gus Dur.

Percaya atau tidak, mereka akhirnya dilengserkan dari jabatannya dengan cara politik tak lama setelah melakukan kunjungan ke Kota Kediri.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement