Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Rendahnya Cakupan Vaksinasi Booster, Biang Keladi Kasus Varian XBB Naik?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Rabu, 09 November 2022 |11:15 WIB
Rendahnya Cakupan Vaksinasi Booster, Biang Keladi Kasus Varian XBB Naik?
Pandemi Covid-19, (Foto: Reuters/ Ajeng Dinar Ulfiana)
A
A
A

Selain rendahnya cakupan vaksinasi booster, tetap ada faktor lain yang menjadi penyebab kenaikan kasus. Contoh termudah, dr. Nadia menyebut masyarakat sudah begitu longgar dengan protokol kesehatan, termasuk semakin banyak orang yang enggan untuk melakukan tes Covid-19, walau mengalami gejala.

"Kalau kasus naik kan artinya penularan terjadi di masyarakat. Artinya, protokol kesehatan berkurang. Prokes juga harus dipertahankan, ya, ” lanjut dr. Nadia

“Terus juga sekarang orang banyak bergejala tapi merasa tidak perlu tes, padahal itu sumber penularan juga,” imbuhnya.

BACA JUGA:Covid-19 Ngegas Hingga 4900 Kasus, Kemenkes: Indonesia Belum Aman dari Pandemi

Terkait dengan booster, dr. Nadia menegaskan bahwa ini sangat penting di momen kasus Covid-19 mulai ‘ngegas’ lagi seperti sekarang. Terlebih, cakupan booster nasional masih sangat rendah, sekitar 27 persen.

"Booster itu penting. Selain bikin orang lebih kuat melawan virus, juga menahan laju penularan dan mencegah kematian," pungkasnya singkat.

(Rizky Pradita Ananda)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement