DATA Kementerian Kesehatan mencatat, sejauh ini diketahui sudah ada 12 kasus varian XBB telah terkonfirmasi di Indonesia. Hal tersebut disinyalir terkait dengan kenaikan kasus Covid-19 secara nasional.
Dalam kurun waktu seminggu terakhir, terjadi kenaikan kasus Covid-19 di 30 Provinsi di Indonesia, yang pada level nasional selama 4 hari terakhir dilaporkan ada peningkatan kasus positif sekitar 4.700-4.900 kasus.
Kenaikan kasus varian XBB digadang-gadang terjadi karena cakupan booster masih rendah. Apakah masih rendahnya cakupan vaksinasi booster ini memang jadi faktor utama, atau ada alasan lain terkait?
Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, dr. Siti Nadia Tarmizi menyebutkan bahwa kenaikan kasus XBB pun Covid-19 secara umum dipengaruhi oleh banyak faktor, termasuk masih rendahnya cakupan booster.
"Varian XBB ini lebih cepat menular, sehingga terjadi kenaikan kasus Covid-19 secara keseluruhan. Artinya, di kondisi kenaikan kasus ini banyak faktor yang berkontribusi. Khusus untuk booster, jika cakupannya bertambah, maka kenaikan kasus bisa ditekan," ujar dr. Nadia, saat dihubungi MNC Portal, Rabu (9/11/2022).