Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Gangguan Ginjal Akut Diklaim Sudah Terkendali, Peneliti Nilai Kemenkes Terlalu Pede? v

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Selasa, 08 November 2022 |20:00 WIB
Gangguan Ginjal Akut Diklaim Sudah Terkendali, Peneliti Nilai Kemenkes Terlalu Pede? v
kasus gangguan ginjal akut, (Foto: Medicinet)
A
A
A

"Di Indonesia itu 70 persen orang sakit tidak langsung ke rumah sakit, tapi mereka merawat diri di rumah. Mengingat hal itu, mengandalkan data laporan kasus saja akan membahayakan," tegas Dicky.

Ia melanjutkan, apalagi obat yang dilarang itu dijual bebas dan harganya relatif murah. Kondisi ini memperburuk situasi data kasus gangguan ginjal akut. Ia menilai, saat ini masih terlalu prematur alias dini untuk menyatakan bahwa penyebab terbesar gangguan ginjal akut adalah cemaran etilen glikol dan dietilen glikol.

"Pemerintah harus membuka secara terang semua faktor yang diduga penyebab gangguan ginjal akut dan kasus di setiap faktornya. Supaya publik juga punya kewaspadaan pada kondisi lain," saran pamungkas Dicky.

 BACA JUGA:Warning! Akhir Tahun Diprediksi Puncak Gelombang Varian XBB

BACA JUGA:Kasus Gangguan Ginjal Akut Makin Terkendali, 70 Obat Fomepizole yang Baru Dibeli Jadi Apa?

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement