Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Total Kasus Gangguan Ginjal Akut Malah Turun dari 325 Jadi 323, Kok Bisa?

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 04 November 2022 |15:49 WIB
Total Kasus Gangguan Ginjal Akut Malah Turun dari 325 Jadi 323, Kok Bisa?
Anak kena gangguan ginjal akut (Foto: Lotsa helping hands)
A
A
A

JURU Bicara Kementerian Kesehatan dr Mohammad Syahril mengupdate data kasus gangguan ginjal akut per 3 November 2022, sebanyak 323 pasien dinyatakan sakit gangguan ginjal akut.

DKI Jakarta masih jadi provinsi dengan kasus tertinggi, diikuti Jawa Barat, Banten, dan Bali. Jumlah pasien yang saat ini masih dirawat sebanyak 34 pasien dan yang sembuh 99 orang.

 anak kena gangguan ginjal akut

Sayangnya, angka kematian terus bertambah. Per 3 November, angka kematian ada di 190 kasus.

"Jadi, kasus gangguan ginjal akut per 3 November 2022 adalah 323 kasus dari 28 provinsi di seluruh Indonesia. Data akan kami update setiap harinya dan disampaikan ke publik secara terbuka," papar Syahril di konferensi pers daring, Jumat (4/11/2022).

Menariknya, data total kasus gangguan ginjal akut yang disampaikan Syahril malah menurun dari data 1 November 2022 yang diutarakan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin saat rapat bersama Komisi IX DPR RI.

Ya, Menkes menjelaskan bahwa total kasus gangguan ginjal akut per 1 November 2022 adalah 325 kasus. Artinya, data malah menurun 2 kasus dari yang sebelumnya.

Kenapa bisa menurun?

 BACA JUGA: Obat Gangguan Ginjal Fomepizole Tidak Diproduksi di Indonesia, Ahli Farmasi: Bikinnya Lama!

dr Syahril menerangkan bahwa benar ada data yang dihapus oleh Kemenkes terkait total kasus gangguan ginjal akut. Itu kenapa, data per 3 November 2022 lebih sedikit daripada 1 November 2022.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement