Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Obat Gangguan Ginjal Fomepizole Tidak Diproduksi di Indonesia, Ahli Farmasi: Bikinnya Lama!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 04 November 2022 |13:06 WIB
 Obat Gangguan Ginjal Fomepizole Tidak Diproduksi di Indonesia, Ahli Farmasi: Bikinnya Lama!
Anak kena gangguan ginjal akut (Foto: CNA)
A
A
A

KEMENTERIAN Kesehatan mengandalkan Fomepizole sebagai obat penawar racun etilen glikol dan dietilen glikol pada pasien gangguan ginjal akut. Sayangnya, obat ini harus didatangkan dari luar negeri.

Menurut data Kemenkes, Fomepizole yang sudah ada di Indonesia ada yang datang dari Singapura, Australia, dan Jepang. Terbaru, 70 vial Fomepizole dari Amerika Serikat akan datang dalam waktu dekat.

 anak kena gangguan ginjal akut

Berkaca dari hal tersebut, apakah memang Indonesia tidak memiliki Fomepizole tersebut? Kenapa Kemenkes harus mendatangkan obat antidotum tersebut dari luar negeri?

Ahli Farmasi Prof Raymond Tjandrawinata mengatakan, hingga saat ini tidak ada industri farmasi di Indonesia yang memproduksi obat tersebut, sehingga Fomepizole harus didatangkan dari luar negeri.

 BACA JUGA:95 Persen Kesembuhan Pasien Gangguan Ginjal Akut, Kemenkes: Berkat Fomepizole

"Di Indonesia memang tidak ada industri farmasi yang memproduksi Fomepizole," terangnya saat ditemui langsung MNC Portal di acara Pameran Teknologi Farmasi dan Alkes Indonesia di ICE BSD, Tangerang, Jumat (4/11/2022).

Prof Raymond melanjutkan, tidak mudah untuk membuat obat seperti Fomepizole. Artinya, jika obat ini dinilai sangat dibutuhkan untuk kasus gangguan ginjal akut dan diharapkan bisa diproduksi di dalam negeri, itu tidak mudah dilakukan.

"Proses pembuatan obat seperti Fomepizole itu panjang dan lama. Jadi, tidak bisa diminta untuk segera produksi, karena membutuhkan penelitian yang mumpuni sampai bisa masuk ke proses produksi obat," tambahnya.

Menurut data Kemenkes, Indonesia sudah memiliki 246 Fomepizole. Sebanyak 30 vial dibeli dari Singapura, sisanya adalah hibah Australia (16) dan Jepang (200). Kemenkes sendiri sudah dalam proses membeli 70 vial Fomepizole dari AS yang mana obatnya kini masih dalam proses impor ke Indonesia.

(Dyah Ratna Meta Novia)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement