Sehubungan dengan Fomepizole, dalam penggunaannya tidak secara lama diberikan kepada pasien. Untuk dosisnya, dr Syahril mengatakan hanya diberikan 5 kali penyuntikan untuk setiap pasiennya.
"Jadi dari aturan pemakaiannya memang sebanyak 5 kali penyuntikan dan di rscm sudah dilakukan 3 kali dan ada yang 4 kali hasilnya menunjukkan perbaikan. Kita akan setop untuk penggunaan antidote ini karena tidak gunakan secara terus-menerus," ucap Juru Bicara Kemenkes dr Mohammad Syahril.
Sekadar informasi, obat gangguan ginjal akut injeksi, Fomepizole 1,5 mililiter, dalam bentuk vial telah tiba di Indonesia pada Sabtu kemarin. Sebanyak 200 vial didatangkan dari Jepang yang merupakan donasi dari PT Takeda Indonesia.
(Martin Bagya Kertiyasa)