SEMPAT mengalami penurunan selama bertahun-tahun, namun kini angka kasus kematian akibat penyakit menular Tuberculosis (TBC) dilaporkan mengalami peningkatan.
Badan Kesehatan Dunia (WHO), seperti dikutip dari Reuters, Jumat (28/10/2022) pada Kamis 27 Oktober lalu menyebutkan angka kematian global akibat tuberkulosis diperkirakan telah mengalami peningkatan di antara 2019 dan 2021, alias masa pandemi Covid.
Peningkatan kematian secara global akibat TBC ini, disebut WHO karena kondisi pandemi infeksi Covid-19 membuat upaya untuk mengatasi penyakit ini menjadi gagal. Naiknya angka kematian akibat penyakit TBC dalam rentang pandemi ini, menghempaskan angka penurunan kematian karena TBC yang bertahun-tahun sebelumnya.
Laporan Tuberculosis tahunan WHO memperkirakan, penyakit TBC sudah membunuh sekitar 1,6 juta orang pada tahun 2021. Angka ini di atas perkiraan 1,5 juta kematian satu tahun sebelumnya, 2020, dan 1,4 juta kematian pada tahun 2019. Padahal, angka kematian terkait tuberkulosis telah menurun antara tahun 2005 dan 2019.