Contoh di India, sejak tahun 1970-an, di sana susah sekali menetapkan masalah krisis sebagai KLB sampai akhirnya kejadian krisis berulang 7 kali. Sedangkan Haiti dan Panama, sigap tetapkan KLB pada penyakit krisis. hingga sekarang masalah serupa tidak terulang kembali," tuturnya panjang lebar.
Secara ekseskusi penanganan di lapangan, dengan ditetapkannya KLB pada penyakit krisis, maka koordinasi dari para pengambil kebijakan di daerah dan di pusat akan lebih bisa terkoordinasi lebih baik dan cepat.
Respons menjadi sangat baik dan kuat, terstruktur dan terkoordinasi antara pusat dengan pemerintah daerah, karena ada bantuan dukungan dari pemerintah pusat.
“Begitu pentingnya penetapan KLB itu. Jika GGPA ini tak ditetapkan sebagai KLB, berpotensi terjadi pengulangan masalah kesehatan yang merugikan masyarakat dan pemerintah sendiri," tegas Dicky.
BACA JUGA:Gangguan Ginjal Akut, BPOM Curiga Ada Produsen Farmasi Pakai Bahan Baku dari Supplier Nakal
BACA JUGA:Potret Fuji Catwalk di JFW 2023, Pakai Busana Ramah Lingkungan Koleksi Rinda Salmun
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.