Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kasus Covid-19 Ngegas Lagi, Epidemiolog: Prokes Diperketat dan Cepat Vaksinasi Booster!

Kevi Laras , Jurnalis-Jum'at, 28 Oktober 2022 |20:00 WIB
Kasus Covid-19 Ngegas Lagi, Epidemiolog: Prokes Diperketat dan Cepat Vaksinasi Booster!
Prokes jaga jarak dan pakai masker, (Foto: Freepik)
A
A
A

SETELAH sempat melandai, angka kasus positif harian Covid-19 mulai menunjukkan tren kenaikan. Catatan data Kementerian Kesehatan, per Kamis 27 Oktober 2022, kasus positif harian baru naik tajam menjadi 3029 kasus.

Bahkan negara tetangga seperti Singapura, diketahui mengalami lonjakan kasus hingga 6000 kasus per hari, seiring dengan munculnya mutasi subvariant terbaru dari Omicron, XBB.

Melihat situasi saat ini, Epidemiolog, Bayu Satria Wiratama, MPH, PhD mendorong masyarakat untuk segera mendapatkan vaksinasi booster Covid-19 yang sudah terbukti bisa mencegah keparahan dari infeksi Covid-19.

“Kita lihat dengan vaksin booster, masih bisa mencegah keparahan. Artinya, penting kita mengejar angka (cakupan) vaksinasi di Indonesia, karena mutasi pasti kan terus ada pasti akan terjadi," ungkap Bayu dalam gelaran Talk Show Hadapi Varian Baru Kencangkan Prokes, Tuntaskan Vaksinasi dikutip dari kanal YouTube BNPB Indonesia, Jumat (28/10/2022).

 

Meski pandemi yang belum usai dan mutasi virus baru yang bermunculan, Bayu mengimbau alih-alih hanya panik, masyarakat sebaiknya tidak lengah dalam menjalankan protokol kesehatan 5M (memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas) dan memastikan diri sudah mendapat vaksin Covid-19 dosis ketiga alias booster sebagai perlindungan ekstra.

"Cukup dipastikan masyarakat sudah divaskinasi, apabila terinfeksinya jadinya tidak parah. Prokes juga perlu diketatkan lagi, dan dipastikan sudah divaksinasi atau booster," terangnya.

Varian XBB sendiri, merujuk keterangan Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, dr. Syahril, hadir dengan karakter sifat yang lebih cepat menular dari varian Omicron sebelumnya, namun tingkat fatalitas tidak lebih tinggi dari varian sebelumnya.

 BACA JUGA:Gangguan Ginjal Akut, BPOM Curiga Ada Produsen Farmasi Pakai Bahan Baku dari Supplier Nakal

BACA JUGA:Pose Hot Sophia Latjuba bak Model, Body Seksi Bikin Netizen Salfok: Gak Masuk Akal

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement