Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Air yang Sudah Terkontaminasi Layak Dimasak? Ini Kata Dokter

Novie Fauziah , Jurnalis-Rabu, 26 Oktober 2022 |17:36 WIB
Air yang Sudah Terkontaminasi Layak Dimasak? Ini Kata Dokter
sumber air, (Foto: Freepik)
A
A
A

BELUM lama ini UNICEF melaporkan, hampir 70 persen sumber air rumah tangga di Indonesia sudah terkontaminasi oleh tinja.

Disadari atau tidak, air yang sudah terkontaminasi ini kemungkinan masih dikonsumsi untuk keperluan sehari-hari. Seperti mandi, mencuci pakaian, mencuci piring, dan konsumsi untuk diminum.

Disampaikan dokter umum, dr. M. Alfi Auliya Rachman, sejatinya masyarakat tidak disarankan untuk mengonsumsi air tercemar tersebut, meski pun airnya dimasak. Sebab zat-zat atau racun yang ada di dalamnya belum bisa dipastikan akan mati, dan khawatir menjadi sumber penyakit.

"Kalau misalnya dimasak aku tidak menyarankan, karena memang di dalamnya itu ada kandungan zat berbahaya seperti logam, bakteri, masih banyak banget," jelas dr. Alfi, dalam siaran live Instagram bersama Okezone, “Air Jakarta Tercemar Tinja, Apa Dampaknya bagi Kesehatan”, Rabu (26/10/2022).

Lebih lanjut, kata dokter Alfi, bahwa yang dikhawatirkan saat ini adalah kelompok masyarakat menengah ke bawah. Faktanya di lapangan, rata-rata kelompok masyarakat menengah ke bawah ini kesulitan mengakses air bersih. Sehingga sumber (air) yang ada digunakan untuk sehari-hari, tanpa tahu apakah itu layak atau tidak.

Dokter Alfi menjelaskan, dalam salah satu penelitian menyebutkan, apabila seseorang terpaksa menggunakan dan merebus air yang sudah terkontaminasi, maka disarankan dimasak lebih lama lagi yaitu sekitar 20 menit.

Kemudian, lamanya memasak air yang sudah tercemar tersebut bertujuan untuk membunuh bakteri dan kontaminasi biota air yang membahayakan seperti cacing dan juga jentik nyamuk.

"Tapi sekali lagi, kalau itu casenya mendesak sekali. Namun tetap tidak disarankan sama sekali dimasak," tegasnya.

Ia menerangkan dampak kesehatan air yang sudah terkontaminasi contohnya cemaran tinja, akan berakibat menimbulkan berbagai dampak negatif untuk kesehatan.

"Sistem pencernaan bisa terganggu, sistem pernapasan bisa terganggu, jadi dampak kesehatannya itu besar sekali," jelas dr. Alfi

Oleh karena itu ia mengingatkan, masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan air yang sekiranya diduga sudah terkontaminasi. Serta terpenting memilih air terlihat jernih saja tidak menjamin, kalau itu bebas dari kontaminasi atau cemaran apa pun.

 BACA JUGA:Waspada Air Jakarta Terkontaminasi Tinja, Jernih Tak Jamin Bebas dari Limbah

BACA JUGA:Pria Dilarang Nangis, Ini Dampak Toxic Masculinity!

(Rizky Pradita Ananda)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement