Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Wuihh... Kapal Perang Ini Mau Dijadikan Museum demi Gaet Wisatawan

Antara , Jurnalis-Rabu, 26 Oktober 2022 |11:30 WIB
Wuihh... Kapal Perang Ini Mau Dijadikan Museum demi Gaet Wisatawan
Foto udara rencana lokasi peletakan KRI Teluk Ratai 509 di samping GOR Pauh Pariaman, Sumbar (Foto: Dinas PU Pariaman)
A
A
A

PEMERINTAH Kota (Pemkot) Pariaman, Sumatera Barat membutuhkan dana Rp10 miliar untuk mengangkut kapal perang bekas yaitu KRI Teluk Ratai yang akan dijadikan museum guna meningkatkan kunjungan wisatawan.

"Kami hanya mampu menganggarkan Rp2 miliar selebihnya kami meminta kepada pemerintah pusat," kata Wali Kota Pariaman, Genius Umar, mengutip Antara.

Genius telah membicarakan usulan tersebut kepada Wakil Menteri Pertahanan agar rencana menjadikan kapal perang bekas menjadi museum perjuangan di Pariaman dapat terlaksana.

Menurut dia, keberadaan museum perjuangan di Pariaman tersebut juga dapat memperkuat sejarah kota, yang tercatat pernah berfungsi sebagai pangkalan besar angkatan laut di masa perjuangan melawan penjajah.

BACA JUGA: 4 Museum Paling Ramai Dikunjungi Wisatawan di Dunia, Berikut Daya Tariknya
Infografis Museum Beken di Jakarta

"Rencananya selain menjadi museum juga difungsikan sebagai objek wisata untuk menambah daya tarik pariwisata. Bahkan bisa menjadi daya tarik wisata utama di Pariaman," katanya.

Pihaknya akan terus mengupayakan agar KRI Teluk Ratai tersebut dapat tiba di Pariaman untuk melengkapi daya tarik wisata bidang angkatan laut yang sebelumnya telah dilengkapi dengan eks perlengkapan perang seperti tank dan meriam.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Pariaman, Yotta Balad mengatakan pihaknya telah berupaya di sejumlah kementerian untuk membantu mendatangkan kapal tersebut ke Pariaman.

"Sampai pada Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), kami minta bantuan," ujarnya.

Sebelumnya, kapal perang bekas KRI Teluk Ratai-509 telah dihibahkan oleh TNI Angkatan Laut (AL) untuk Kota Pariaman, Sumatera Barat untuk dijadikan monumen dan museum maritim.

"TNI AL segera memproses administrasi kapal tersebut dan kami pun juga segera memprosesnya supaya cepat sampai di Kota Pariaman,” kata Asisten I Setdako Pariaman, Yaminu Rizal usai rapat pembahasan secara virtual melalui konferensi video dengan pihak Markas Besar Angkatan Laut di Pariaman.

(Rizka Diputra)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement