Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Muntah dan Kehilangan Pendengaran Gejala Vertigo

Cita Zenitha , Jurnalis-Senin, 24 Oktober 2022 |10:01 WIB
Muntah dan Kehilangan Pendengaran  Gejala Vertigo
Ilustrasi Vertigo (Foto: Shutterstock)
A
A
A

VERTIGO merupakan sensasi pusing dan goyah merasa bahwa dunia seolah-olah berputar padahal diam. Sensasi pusing menyebabkan seseorang kehilangan keseimbangan.

Vertigo umumnya disebabkan masalah pada saraf vestibular atau bagian otak yang berhubungan dengan keseimbangan tubuh.

Ada sejumlah tanda yang bisa menjadi rujukan penyebab vertigo serius, antara lain sakit kepala parah, muntah, terjadi ketidakseimbangan terus-menerus, penglihatan ganda, masalah penglihatan, kehilangan pendengaran mendadak.

Sakit Kepala

Tanda lainnya bisa jadi gejala awal stroke seperti melemahnya atau mati rasa di lengan atau kaki, wajah terkulai ke satu sisi, dan kesulitan saat berbicara atau menelan.

Adapun, vertigo bukanlah penyakit berbahaya. Melainkan kondisi dimana tubuh mengalami masalah tertentu. Untuk itu, pengobatan vertigo tergantung pada penyebab dan gejala yang dirasakan.

Vertigo memang bukan penyakit berbahaya. Gejala vertigo biasanya hanya berlangsung selama beberapa detik atau jam saja.

Namun, jika gejala semakin parah segeralah hubungi medis. Berikut adalah gejala vertigo:

-Merasa lingkungan sekitar seperti berputar atau melayang

-Sakit kepala sampai ingin pingsan

-Tidak mampu mengendalikan keseimbangan diri

-Tak jarang telinga berdenging

-Gangguan pendengaran

-Penyebab Vertigo

Berikut beberapa hal yang dapat dilakukan jika mengalami vertigo:

1. Menepi ketempat yang lebih aman dan tetap tenang

2. Duduk ditempat aman dan pejamkan mata untuk menetralkan rasa sakit kepala

3. Mencukupi konsumsi air minum

4. Ketika tidur pastikan kepala  posisi kepala lebih tinggi

Beberapa orang dapat kembali normal tanpa pengobatan. Namun, beberapa memerlukan antibiotik tergantung gejala yang dirasakan.

Demikian informasi mengenai vertigo, gejala, penyebab, faktor resiko dan penyebab. Semoga bermanfaat.

(RIN)

(Rani Hardjanti)

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement