TANAMAN sukulen memang tengah populer belakangan ini, apalagi selama pandemi Covid-19 banyak orang yang mulai bercocok tanam. Nah, sukulen pun menjadi pilihan yang paling banyak dicari lantaran selain cantik, manfaat tanaman sukulen bisa bantu membersihkan udara dan menjaga kelembapan di dalam ruangan.
Sukulen memang dikenal bisa membantu membersihkan udara dan menjaga kelembapan di dalam ruangan. Sukulen sendiri pada dasarnya adalah istilah yang disematkan untuk tanaman yang sanggup menyimpan banyak air, memiliki bagian tubuh tebal, dan berdaging.
Nah, ada banyak jenis tanaman yang memiliki sifat sukulen. Beberapa di antaranya bahkan bisa dikonsumsi dan diyakini memiliki sejumlah manfaat bagi kesehatan tubuh. Di bawah ini 7 tanaman sukulen yang bisa dimakan dan perlu kamu tahu, seperti dilansir dari KlikDokter:
Saguaro
Saguaro adalah kaktus berukuran besar yang dapat tumbuh hingga setinggi 20 meter. Tanaman sukulen ini banyak ditemukan di daerah gurun. Kaktus ini menghasilkan buah bercita rasa cukup manis. Suku Tohono O’odham yang bermukim di Arizona dan Meksiko juga memanfaatkan buah saguaro sebagai selai dan sirup.
Buah saguaro dikenal kaya serat, vitamin C, dan B12. Menurut Harvard T.H. Chan School of Public Health, serat bermanfaat mendukung tubuh memanfaatkan dan mengontrol kadar gula darah. Serat juga bisa bikin kamu merasa kenyang lebih lama.

Buah Naga
Jenis tanaman sukulen yang paling populer untuk dikonsumsi adalah buah naga. Buah naga dihasilkan dari beberapa jenis kaktus genus Hylocereus dan Selenicereus. Cita rasa buah naga yang hampir mirip dengan melon maupun kiwi membuatnya banyak diminati. Selain disantap langsung, buah naga biasanya diolah jadi jus dan smoothie.
Buah naga dikenal rendah kalori, tinggi protein, serat, vitamin C, kalsium, dan zat besi. Disampaikan dr. Devia Irine Putri, rutin mengonsumsi buah naga bisa memberikan sejumlah manfaat bagi kesehatan. “Buah naga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan saluran cerna serta kaya akan antioksidan,” ujar dr Devia.
Antioksidan bisa membantu tubuh mengurangi kerusakan sel dan jaringan akibat stres oksidatif. Menurut penelitian yang dimuat World Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Sciences, kandungan antioksidan dalam buah naga diduga bisa bantu mencegah peradangan dalam tubuh. Salah satu jenis peradangan yang dimaksud, yaitu asam urat.
Lidah Buaya
Dokter Devia mengatakan bahwa lidah buaya bermanfaat untuk menjaga kesehatan kulit. Manfaat tanaman sukulen satu ini juga membantu mempercepat proses penyembuhan luka. Khasiat tersebut bisa diperoleh dengan mengoleskan gel di dalam daun lidah buaya.
Tanaman yang dikenal sebagai aloe vera ini juga bisa dikonsumsi. Daging dalam daun lidah buaya yang sudah dikupas dan direbus bisa dijadikan jus, smoothie, dan salad. Lidah buaya mengandung antioksidan tinggi, vitamin B1, B2, B6, C, dan E. Aloe vera juga mengandung asam folat yang baik untuk kesehatan.
Manfaat mengonsumsi tanaman sukulen ini untuk kesehatan diduga bisa bantu meredakan sembelit. Namun, lidah buaya sebaiknya dikonsumsi dalam jumlah sedang. Makan lidah buaya berlebih bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal.