Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Ada 102 Obat Cair yang Diduga Mengandung EG dan DEG!

Muhammad Sukardi , Jurnalis-Jum'at, 21 Oktober 2022 |20:07 WIB
Ada 102 Obat Cair yang Diduga Mengandung EG dan DEG!
Ilustrasi Obat Sirup. (Foto: Shutterstock)
A
A
A

KEMENTERIAN Kesehatan dan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) tengah meneliti 102 merek obat cair. Obat cair ini diduga mengandung bahan berbahaya yang menjadi penyebab gangguan ginjal akut.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut, 102 obat cair tersebut didapatkan di rumah 156 pasien gangguan ginjal akut. Diketahui, mereka mengonsumsi obat tersebut sebelum dirawat di rumah sakit.

Dari uji laboratorium tersebut, diharapkan akan keluar data kualitatif dan kuantitatif terkait dengan kandungan cemaran etilen glikol (EG), dietilen glikol (DEG), dan etilen glikol butyl ether (EGBE).

"Data kualitatif adalah mencari tahu apakah benar atau tidak ada kandungan senyawa kimia berbahaya tersebut, sedangkan data kuantitatifnya adalah seberapa banyak dan apa saja senyawa kimia yang terkandung di obat tersebut," ungkap Menkes.

Dengan keluarnya data 102 merek obat cair yang sedang diuji oleh BPOM tersebut, diharapkan kesimpangsiuran soal penyakit gangguan ginjal akut ini bisa lebih jelas. Outlook-nya, masyarakat tidak panik berlebihan.

"Bapak Presiden Joko Widodo pun sudah minta dibuka ke publik terkait data 102 merek obat cair yang sedang diujikan tersebut," jelas Menkes.

Untuk sementara ini, 102 merek obat cair yang diduga mengandung EG, DEG, dan EGBE, menurut Menkes, bakal disetop sementara penggunaannya ke masyarakat. Dengan kata lain, dokter dan apoteker tidak diperkenankan untuk sementara waktu meresepkan obat-obat tersebut.

"Kebenaran apakah ada kandungan EG, DEG, atau EGBE dalam 102 obat cair tersebut akan kami umumkan secara berkala kepada publik," tambah Menkes Budi.

Terkait dengan nama-nama 102 merek obat cair yang diduga mengandung cemaran berbahaya, pihak Kementerian Kesehatan masih belum secara resmi membuka datanya. MNC Portal masih menunggu data resmi disampaikan.

(Martin Bagya Kertiyasa)

Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement