Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Mengenal Kamomose, Tradisi Cari Jodoh Pria Buton Tengah Sulawesi Tenggara

Najwa Avifah Octavia , Jurnalis-Jum'at, 21 Oktober 2022 |18:00 WIB
Mengenal Kamomose, Tradisi Cari Jodoh Pria Buton Tengah Sulawesi Tenggara
Tradisi Kamomose di Buton Tengah (Sindonews)
A
A
A

KAMOMOSE merupakan tradisi unik masyarakat Kabupaten Buton Tengah, Sulawesi Tenggara (Sultra) dalam mencari jodoh. Tradisi sejenis permainan tradisional ini biasanya dijalankan muda-mudi untuk menemukan pasangan hidupnya.

Kamomose berasal dari kata 'komomo' dan 'poose ose'. 'Komomo' berarti bunga yang akan mekar. Meskipun 'poose ose' berarti berjajar teratur. secara harfiah, Kamomose adalah tradisi anak perempuan mencapai usia pubertas duduk berjajar untuk diperkenalkan kepada pemuda desa.

 BACA JUGA:10 Tradisi Unik yang Hanya Bisa Ditemukan di Indonesia, Nomor 6 Sangat Ekstrem!

Kamomose merupakan tradisi turun temurun yang dilakukan masyarakat Buton Tengah khusus di Kecamatan Lakudo. Biasanya digelar setiap tahun pada malam setelah Hari Raya Idul Fitri.

 

Mengutip dari Sindonews, ratusan perempuan akan berdiri saling berhadapan. Di tengah-tengah wanita yang mengenakan pakaian adat, terdapat sebuah baskom, dengan lilin yang menyala di dalamnya.

 BACA JUGA:Tradisi Unik Suku Kalash, Wanita Boleh Kawin Lari dan Pria Bebas Tiduri Istri Orang

Sedangkan bagi anak muda, yang ingin mengikuti tradisi ini, harus membeli kacang tanah yang dijajakan oleh warga sekitar tempat tradisi berlangsung.

Dalam tradisi ini, jika para pemuda tertarik pada salah satu gadis, mereka melemparkan satu kacang goreng ke dalam baskom yang dibawa oleh para wanita. setelah itu akan ada negosiasi dengan wanita dan keluarganya untuk meminta persetujuan.

Halaman:
      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita women lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement