Selain sensasi panas, uretritis juga bisa menyebabkan kemerahan di sekitar uretra, keluarnya cairan kuning dari uretra, darah pada air kencing dan sperma, hingga gatal-gatal.
5. Infeksi jamur
Infeksi ini dapat menyebabkan penis terasa panas, gatal, ruam kulit, hingga keluarnya cairan berwarna putih. Berbagai obat antijamur dapat menyembuhkannya, seperti clotrimazole, imidazole, dan miconazole.
Jika infeksi jamurnya sudah serius, dokter dapat memberikan kombinasi fluconazole dengan krim hidrokortison.
6.Kencing Nanah
Gonore atau kencing adalah infeksi menular seksual (IMS) yang umum terjadi pada orang muda berusia antara 15 dan 24 tahun. Ini menyebar terutama melalui aktivitas seksual.
Sensasi terbakar saat buang air kecil adalah salah satu gejala gonore. Penyakit ini juga dapat menyebabkan keluarnya cairan dari penis dan pembengkakan di area tersebut. Namun, beberapa orang dengan infeksi mungkin tidak mengalami gejala apa pun.
7. Batu ginjal
Batu ginjal adalah hasil dari produk limbah dalam urine yang mengkristal. Di saat kristal ini menumpuk, tubuh akan mengalami kesulitan untuk mengeluarkannya lewat aliran urine.
Biasanya, kristal ini akan mengendap di ginjal atau pindah ke uretra dan menyebabkan rasa sakit.
(RIN)
(Rani Hardjanti)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.