Periset mengatakan, kecenderungan tersebut kemungkinan karena seseorang dengan kepribadian yang lebih ramah dan menyenangkan, lebih cenderung suka makan makanan ringan dan aktif bersosialiasi melakukan aktivitas yang akan membuat mereka menjadi lebih gemuk, dilansir dari The Sun, Senin (17/10/2022).
“Peserta studi yang lebih tinggi pada Neuroticism atau Extraversion, terlihat memiliki BMI lebih tinggi. Asosiasi ini direplikasi di seluruh lemak tubuh, pinggang, dan lingkar pinggul,” keterangan dalam studi.
Nah, menariknya tim peneliti dari National Institutes of Health pada tahun 2012 diketahui juga memiliki temuan serupa. Kala itu tim peneliti menuliskan kalau Berat badan pada akhirnya, mencerminkan perilaku dan gaya hidup kita, serta berkontribusi pada cara kita dalam memandang diri kita sendiri dan orang lain.
BACA JUGA:Lesti Kejora Rujuk dengan Rizky Billar, Ini Kata Psikolog Pernikahan!
BACA JUGA:Penyebab Gangguan Ginjal Akut Anak Masih Misteri, Kemenkes: Kami Butuh Waktu
(Rizky Pradita Ananda)
Women Okezone menyajikan berita terbaru dan terpercaya seputar dunia perempuan. Dapatkan informasi terkini tentang gaya hidup, kesehatan, karier, dan inspirasi wanita di Indonesia.